Skip to main content

Posts

No Poo - Keramas Tanpa Shampoo

Sudah ada yang pernah dengar tentang No Poo? Keramas tanpa shampoo.. Yang pasti aku bukanlah orang pertama yang melakukan No Poo ini di Indonesia, karena aku udah pernah nemu artikel no poo, seperti  di sini  contohnya (pada artikel ini penulis melakukan low poo, yaitu keramas tanpa shampoo, tetapi masih memakai conditioner) atau  di sini  juga ada (kalo yang ini kayaknya si penulis suka meracik bahan bahan go green) ..  Nah, pada postingan ini aku mau menceritakan pengalamanku melakukan no poo, beserta foto foto pembandingnya.. Perjalanan melakukan no poo ini berawal dari masalah kerontokan rambutku.. Yah, aku dilahirkan dengan rambut yang tidak selebat mamaku, atau suamiku.. Rambutku bentuknya tipis tipis, lemes, kalau potong model sebahu gampang "njepat".. Sudah beberapa tahun terakhir mengalami kerontokan, lalu aku pakai shampoo pantene anti hairfall untuk mengurangi kerontokan.. Tadinya aku pakai 2 hari sekali, sampai akhirnya aku menikah.. Nah suami...

Cradle Cap, Alergi dan Pengobatannya

Cradle cap atau kerak di kepala bayi adalah salah satu masalah pada kulit bayi.. Jadi kalau ada yang mengira kulit bayi mulus sekali, itu salah besar.. kulit bayi bisa kasap dan pecah pecah, apalagi kalo terkena alergi.. Nah salah satu yang terkena cradle cap dan alergi kulit ini ya anakku sendiri.. Nggak jelas juga apa penyebabnya dan alergi terhadap apa, karena waktu masih newborn sampai umur 3 bulan aku makan apa aja juga nggak apa apa, pakai sabun baby apa aja juga nggak masalah.. Entahlah.. Sebagai flashback, aku mau menceritakan awal mula problem kepala anakku, Jose.. Waktu pertama kali lahir , Jose Sidney Sinardianto berambut hitam dan lumayan banyak, tuh di fotonya.. Rambutnya banyak kan.. Karena dia satu satunya bayi laki laki yang lahir di Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru waktu itu, jadinya aku merasa aman karena bayiku nggak mungkin tertukar karena yang lainnya bayi perempuan (kebanyakan nonton drama kah?!).. Dan karena dia bayi laki laki satu satunya dan punya rambut...

Budget Travelling to Bangkok

Travelling ke Bangkok di awal tahun 2014 kemarin ini adalah pengalaman travelling yang paling berkesan buatku karena waktu jalan jalan kesana, aku lagi hamil Jose.. Usia kehamilanku waktu berangkat itu 28 minggu, kami liburan seminggu.. Jadi waktu pulang, usia kandunganku dah jalan 8 bulan deh.. Karena waktu beli tiket itu pakai tiket promo Air Asia, maka pas beli itu aku masih berbadan satu, alias belom hamil.. Eh 3 bulan lebih setelah aku beli tiket itu, aku hamiiill.. Masa tiket yang udah dibeli dibuang gitu aja? Ya sayang dooonkk.. Mana kalau aku dan suami kerja itu nggak ada liburnya blas.. Dari Senin sampai Minggu kerjaaaaaaa terusss, tanggal merah pun kerja.. Soalnya kan kita buka jasa foto dan toko.. Jadi pas liburan itu malah rame.. Libur lebaran pun kita tetep buka dan melayani foto keluarga yang lagi berkumpul bersama.. Maka daripada otak ini lama lama jadi otak panggang karena gak pernah libur, kami pun memutuskan untuk mengajak Jose yang masih di dalam perut itu buat jala...

Kepahitan (Bitterness) Part 2

Ini adalah kelanjutan dari kisahku sebelumnya.. Bagi pembaca yang nyasar ke bagian ini sebelum baca  part 1 -nya, klik aja link itu dulu.. hehehe.. Kisah sebelumnya menceritakan kepahitanku selama masih kecil, sampai masa kuliah.. Di bagian ini aku akan menceritakan kepahitan-kepahitanku selanjutnya.. 6. Waktu memasuki dunia kerja Sebelum aku memperoleh gelar sarjana, kira kira di semester 7 aku mulai bekerja part time sebagai guru les di sebuah bimbel kristen kecil kecilan.. Waktu itu pikirku gajinya bisa dibuat tambahan uang jajan karena uang keluargaku yang habis ditipu ini semakin menipis.. Tanpa belajar dari pengalaman papaku sebelumnya, bagaimana beliau bisa ditipu orang karena tidak memiliki bukti dan surat karena berbisnis berdasarkan kepercayaan belaka, maka aku pun terjatuh di lubang yang sama.. Berbekal kepercayaan karena kupikir pemiliknya seiman denganku, maka aku percaya saja ketika dia menyodorkan Surat Perjanjian Kerja yang menampilkan jam kerjaku, kontrak ke...

Kepahitan (Bitterness) Part 1

Kepahitan.. Bila dilihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, maka kepahitan itu adalah perihal pahit, kesukaran atau kesusahan. Kepahitan berasal dari kata pahit yang berarti: rasa tidak sedap seperti empedu, atau tidak menyenangkan hati, menyedihkan. Sedangkan bila kita ketik kata bitterness yaitu kepahitan dalam bahasa Inggris pada google search, maka akan keluar pengertian bitterness, yaitu: sharpness of taste, lack of sweetness (rasa yang tajam, sangat kurang manis) atau anger and disappointment at being treated unfairly; resentment (kemarahan dan kekecewaan karena diperlakukan tidak adil; kebencian. Aku rasa setiap manusia di dunia ini pasti pernah mengalami yang namanya kepahitan dalam tingkat ringan maupun berat, terutama pada orang orang yang telah dewasa. Perjalanan kehidupan yang panjang tentunya tidak mulus bagaikan jalan tol.. Bahkan di jalan tol pun bisa nggak mulus loh sodara sodara, waktu sedang menyetir mobil lewat tol dulu mobilku pernah ketimpa papan penanda kilomete...